Sabtu, 27 Oktober 2007

Berlututlah didepan Tuhanmu!


Ini adalah gambar foto bagaimana umat menerima Komuni dalam Misa Tridentine. Kita menerima Komuni dengan berlutut dan langsung di lidah.

Imam akan memperlihatkan Hosti kepada kita dan sambil membuat tanda salib mengatakan:
Corpus Christi custodiat animam tuam ad vitam aeternam (Tubuh Kristus menjaga jiwamu untuk hidup kekal)
dan kita menjawab "Amen". Setelahnya Imam akan meletakkan Hosti di lidah kita.

Sementara itu seorang Putera Altar akan membawa Patena untuk menjaga agar jangan sampai ada pecahan Hosti yang jatuh ke lantai.

Sekarang ini menerima Komuni seperti itu tidak dilarang, tapi pasti akan terlihat cukup aneh sekalipun kita tidak berminat untuk menarik perhatian orang lain. Aku masih merasa bahwa menerima dengan berlutut lebih sopan dibandingkan dengan berdiri, dan begitu juga menerima langsung di lidah lebih pas daripada menerima di tangan.

Roma sendiri menganjurkan agar menerima di lidah dipertahankan, dan menerima di tangan sebisa mungkin dihindarkan. Praktek sekarang menerima di tangan hanya diizinkan untuk wilayah tertentu namun Imam (dan pembagi Komuni) berhak untuk memaksa penerima menerima langsung di lidah apabila terlihat tanda sikap tidak hormat dan adanya bahaya sakrilegi dan dengan sendirinya melarang penerimaan Komuni di tangan. Tapi tidak seorangpun entah siapapun dia boleh memaksa orang menerima Komuni di tangan, menerima Komuni langsung di lidah, entah berdiri atau berlutut adalah hak semua orang beriman dimanapun dan kapanpun!

Bagaimanapun yang terpenting ialah menerima Komuni dalam keadaan rahmat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar