Rabu, 14 Oktober 2009

15 Oktober: St. Theresia dari Avila, Pelindung Blog ini

Berikut ini adalah teks dari bacaan pertama dan bacaan kedua Ibadat Bacaan pada Pesta St. Theresia Avila menurut buku Ibadat Harian Ordo ketiga OCD (walaupun saya bukan anggotanya, tetapi hanya merekalah yang menyediakan buku ibadat harian dan misa dalam bahasa inggris secara online dan gratisan walaupun di-protect)

Pengetahuan Akan Kristus Melampaui Segala Sesuatu
Dari Surat Santo Paulus Kepada Gereja Filipi (3:8-21)


Aku menganggap segala sesuatu rugi karena pengenalanku akan Kristus Yesus Tuhanku, yang lebih mulia daripada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dengan penderitaan-Nya, di mana aku menajdi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengenjarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah ada di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu. Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.

Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan keapdamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara-perkara duniawi. Karena kewargaan kita adalah di dalam surga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

Respons
V. Hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus dalam Allah.
R. Saat Kristus yang adalah hidupmu menyatakan diri kelak, kamu pun akan
menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.
V. Baik maut ataupun hidup, ataupun sesuatu makhluk lain tidak dapat memisahkan
kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
R. Saat Kristus yang adalah hidupmu menyatakan diri kelak, kamu pun akan
menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Kami Selalu Mengingat Cinta Kristus
Dari Autobiografi St. Teresa dari Avila ( Bab 22:6-7,14)


Siapapun yang hidup dalam hadirat sahabat yang begitu baik dan pemimpin yang sempurna, yang pergi mendahului kita untuk menjadi yang pertama menderita, akan dapat menanggung segalanya. Tuhan menolong kita, menguatkan kita, dan tidak pernah gagal; Ia adalah sahabat sejati. Dan aku melihat dengan jelas dan aku melihat kedepan, bahwa Allah mengehendaki bahwa jika kita hendak menyenangkan Dia dan menerima banyak rahmat-Nya, kita harus melakukannya melalui kemanusiaan Kristus yang teramat suci, yang didalam-Nya Bapa bersukacita. Banyak dan banyak kali aku menerima hal ini melalui pengalamanku. Tuhan telah mengatakannya kepadaku. Saya telah melihat dengan pasti bahwa kita harus memasuki gerbang ini jika kita ingin agar Kemuliaan-Nya yang Kuasa menunjukkan kepada kita rahasia-rahasia besar.

Jadi Yang Terhormat dan Yang Mulia harus tidak menginginkan jalan lain, bahkan jika kalian berada di puncak kontemplasi; di jalan ini kalian berjalan dengan aman. Tuhan kita ini adalah satu-satunya yang melaluinya semua berkat datang kepada kita. Dia akan mengajar kita hal-hal ini. Dalam menanggung hidup ini, kita menemukan Ia adalah teladan terbaik. Apakah yang lebih kita inginkan selain memiliki seorang sahabat yang baik di sisi kita, yang tidak akan meninggalkan kita dalam pekerjaan dan kesulitan, sebagaimana sahabat-sahabat duniawi melakukannya? Terberkatilah ia yang sungguh mencintai-Nya dan selalu membawa-Nya di sisinya! Marilah kita mengingat Santo Paulus: kelihatannya tidak ada nama lain yang meluncur dari bibirnya selain nama Yesus, seperti seorang yang selalu membawa Tuhan dekat dengan hatinya. Sekali saya memahami kebenaran ini, saya dengan hati-hati menimbang kehidupan para kudus, para kontemplatif besar, dan menemukan bahwa mereka tidak mengambil jalan lain: Santo Fransiskus dengan stigmata, Santo Antonius dari Padua dengan Kanak-kanak Yesus; Santo Bernards menemukan sukacitanya dalam Kemanusiaan Kristus; Santa Catharina dari Siena- dan banyak lagi yang tentunya Yang Terhormat lebih tahu daripada saya.

Doa
Allah yang bersemayam di istana mulia, atas dorongan Roh Kudus santa Teresia telah menunjukkan kepada umat-Mu jalan menuju kesempurnaan. Semoga budi kami selalu dibimbing oleh ajarannya yang luhur, dan hati kami dikobarkan oleh keinginan akan kesucian sejati. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

Santa Theresia dari Avila, doakanlah kami!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar